Terjemahan Penawar Bagi Hati (Mata)


Tarikh/ Waktu: 19 Jun 2011 (Ahad)/ 9.00am-12.00am.

Tempat: Surau al-A’laa, Taman Desa Sena, 13300 Tasek Gelugor, Pulau Pinang.

Penceramah: Ustaz fazli Jaafar

Ustaz fazli jaafar sedang menyampaikan kuliahnya.

Secara ringkasnya, terjemahan penawar bagi hati ini membicarakan tentang membersihkan segala anggota yang zahir (fizikal manusia) dari perbuatan keji agar membersihkan hati daripada sifat kecelaan. Antara anggota zahir yang dimaksudkan adalah:- (1) Mata, (2) Telinga, (3) Lidah, (4) Perut, (5) Faraj, (6) Dua Tangan dan (7) Dua Kaki. Walau bagaimanapun, untuk slot yang pertama ini, ia membicarakan anggota yang pertama iaitu mata sahaja.

Allah SWT berfirman,

(Surah An-Nur, 24:30-31)

30. Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”.

31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (aurat), kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak (hamba sahaya) yang mereka miliki, atau laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung. (An Nur : 30-31)

Tambahan lagi, ayat suci di atas ini menjelaskan tentang formula kehidupan yang sejahtera (mengelak maksiat dan zina).

*Lelaki dan wanita yang beriman hendaklah menjaga pandangan dan kemaluan = tunduk/ tidak cenderung untuk melihat satu sama lain yang bukan mahram.

*Menjaga perhiasan/ aurat = lelaki dan wanita wajib menutup aurat.

Selain itu, bagi sesiapa yang mampu dari aspek zahir dan batinnya, maka ia digalakkan untuk menikah. Sekadar perkongsian buat pembaca. Moga beroleh manfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s